film: “Ada Apa dengan Cinta 2”

aicha’s points of view:

nonton AADC2 ini, menurut saya jatuh cintanya orang dewasa ala-ala sih. dan menurut saya ada beberapa pelajaran buat saya:

  1. cinta, yang paling cantik dan memukau diantara dia dana sahabatnya sejak SMA. tapi sampai film ini dibuat (kalo nggak salah sih 13 purnama kan ya) kalo dihitung sih usia cinta nggak muda lagi kan. tapi cinta masih belum menikah. jadi bikin wawasan aja sih, belum tentu mereka yang belum menikah di umur 25-an karena wajahnya yang nggak memikat pria, nyatanya cinta yang cantiknya begitu aja masih single kan ketika teman-temannya sudah menikah~ *bukan pembenaran tapi setidaknya tidak membuat diri sendiri merasa paling buruk
  2. suatu hari bos temen sebelah nanya “jadi apa yang lu dapet abis nonton aadc2?” dan jawaban temen saya “kalo mau nikah nggak usah ketemu mantan nanti galau lagi”. buat saya sih sebaliknya. momen bertemu mantan bahkan mengundang mantan di acara perhelatan pernikahan menurut saya adalah bentuk bahwa diri sendiri sudah beneran siap menikah membangun hidup didepan bersama seorang yang beneran dipilih. momen yang menunjukkan bahwa kita pribadi sudah legowo dengan ketetapan pisah waktu itu. 
fyi, saya nonton AADC1 kelas 5 atau 6 SD diajakin kabur sama sheiza karena mama papa haji, dan begitu pulang kerumah kena marah semua om tante 😀
jadi udah pada move-on kan yang lagi pada persiapan nikah? 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *