investasi, apa sih?

saya kenal investasi udah dari kecil sih, mama saya tuh tipe ibu-ibu yang ada duit dikit di-cabang-cabang-in gitu duitnya.
sebenernya sih daripada mama saya, papa saya lebih rajin lagi, beliau getol banget pokoknya ngajarin anak nabung,
mohon maklum ekonom kan :))

saya sendiri kenal investasi di pasar modal dari kuliah.
alkisah jaman kuliah ada satu mata kuliah yang waktu itu banyak banget digemari namanya teori pasar modal. pengajarnya bapak-bapak necis.
cerdas dan rupawan, nggak heran banyak yang tertarik masuk ke kelas beliau.
kecuali saya~
pada dasarnya sih karena saya nggak suka aja sama hal-hal yang amat sangat bikin deg-deg-an dan amat fluktuatif macem saham, mohon maklum yah saya bukan risk taker.
beruntung waktu itu beberapa temen deket saya masuk di kelompok studi pasar modal (which is sejenis unit kegiatan mahasiswa yang kesehariannya membahas tentang pasar modal-an, kebanyakan sih belajar jadi investor) dan masuk di kelas bapak necis ini di teori pasar modal.
dan bahkan sampe ada tuh yang ikut training di bursa efek indonesia jogja buat belajar ambil sertifikasinya.

long short story. setelah lama tidak jumpa dengan investasi dan segala jenisnya.
saya diterima kerja dan ditempatkan di kehidupan per pasar modal syariah-an.
menyesal? insyaAllah nggak. daun yang jatuh bahkan sudah diatur Allah kan?
pertama kali saya investasi tahun 2014. waktu itu masih jaman pendidikan. masih diajakin roadshow sosialisasi kemana-mana, karena sub bagian saya waktu itu masih pegang tuh namanya sosialisasi.
karena tuntutan buat cerita ke semua orang tentang pasar modal esp. pasar modal syariah itu seperti apa, nggak asik rasanya kalo nggak expert. ya nggak sih?
aneh aja buat saya ngomong kosong gitu ke audiens hehe.
finally, setelah trial perdana jadi pembicara di padang 2014 saya buka tuh yang namanya akun reksa dana syariah.
saya pilih reksa dana syariah saham, alesannya simple karena return-nya tinggi. mohon maklum anak akuntansi benefit dan cost harus sesuai.
dari return yang tinggi ini jangan lupa ada risiko yang tinggi juga loh :p
*soal jenis reksa dana saya bahas di postingan selanjutnya yah!

karena saya anaknya suka yang simple dan males ribet, untuk memudahkan saya di setiap tanggal gajian, akun reksa dana syariah ini akan men-debet uang saya secara langsung.
jadi nggak perlu mikir lagi deh harus transfer berapa dan kemana.
konon, di beberapa bank besar sudah menawarkan jasa ini loh, kebanyakan bank besar sudah menjadi agen penjual reksa dana syariah, sehingga mereka bisa jualan.
dan beberapa aset managemen juga sudah menawarkan kemudahan dengan memberikan fasilitas auto debet lagi.
jadi, masih mau nunda investasi?

yuk investasi dari sekarang, nggakpapa diniatin belajar aja insyaAllah jadi berkah.
jangan lupa pilih yang syariah yaaah :))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *