#onemonthonetrip (duo) khasandy goes to HK! (day2)

HELLO MACAU!

Karena ke-belum-puas-an kami yang ngga dapet dimsum ter hitsz di Islamic Canteen, jadilah pagi-pagi banget kami udah menuju Islamic Canteen di Wan Chai, sebelum menyebrangi Macau.
Finally, semua pesenan dimsum mendarat sempurna di atas meja. Kesedihan hari ini diawali dengan tidak adanya ceker yang kayanya kuahnya pedes asik dan tidak adanya saus pedas manis yang proper menemani dimsum kami :””
Overall, PERFECT DIMSUM!

Cara menuju Islamic Canteen Wan Chai dari Tsim Sha Tsui adalah dengan naik MTR sampai St. MTR Wan Chai. Kemudian turun di exit A3. Naik tram dingding yang ada di exit A3 persis (yang halte ganjil, karena halte genap ada di seberangnya dan menjauhi Islamic Canteen), yaitu halte tram dingding 43E O’Brien Road. Dari halte ini, turun di 2 pemberhentian setelahnya yaitu halte 47E Tonnochy Road. Dari situ kita menyebrang mendekati ke arah lapangan basket. Kemudian bakal ketemu tangga, naik aja tangga di sebelah lapangan basket itu. Dan bakal kelihatan Seven Eleven, dan menyebranglah kemudian jalan aja  menyusuri jalan Sevel sampai ketemu dengan pertigaan, belok kiri dan langsung bertemu dengan Masjid Ammar & Osman Ramju Sadick Islamic Centre
Agak sulit dijangkau sih, tapi okelah masih bisa dijabarkan 🙂

Puas mengisi perut, selanjutnya tujuan kami ke Macau!
Disini perdebatan baru dimulai, Ragizel aslinya pengennya naik MTR aja karena udah pasti. Jiwa petualang dan insting sebagai calon mak-mak mengatakan bahwa naik tram ding-ding lebih murah dan bisa enjoy the view of Hong Kong Island. Jadilah kami download aplikasi https://www.hktramways.com/ (emang harusnya kami prepare ginian sih sebelum berangkat, namanya juga newbie yea kak).
Nah dari tempat lapangan basket tadi, kita cuma menyebrang sekali menuju pemberhentian genap, kemudian kita bisa naik tram ding-ding arah Western market, Kennedey town, ataupun Shek Tong Tsui. Dan berhenti di pemberhentian 76 ataupun 78. Udah keliatan tuh dimana Shun Tak Centre. Kemudian langsung menuju ke lantai 3 mal Shun Tak Centre tersebut, tempat loket Turbojet berada.

Dan inilah view dari Macau Ferry Terminal beserta tiket turbojet kami ke Macau.
Karena ini weekend harga tiket kami memang lebih mahal dari biasanya,
Berangkat HK-Macau 177. dan Macau-HK 166. Kemudian di Macau agak susah mencari makanan halal, di Terminal-pun nggak ada mushola. Akhirnya seharian itu kami cuma mengisi perut dengan egg-tart dan kentang KFC :p
Herannya, selama perjalanan pulang pergi HK-Macau ini saya baru realize kalo saya orangnya mabuk laut dan ketinggian. Selama ini kok nggak pernah sadar ya? *ketok kepala sendiri*

Unfortunately, karena cuaca Macau juga nggak bersahabat dan anginnya beneran sembribit tanpa ditemani matahri pula, saya kurang menikmati perjalanan ke Macau ini sih, jadilah kebahagiaan kami, hanya karena ketemu pak-pak Indonesia yang nunjukin berbagai macam tempat belanja fashion murah haha yang kemudian menghasilkan jaket mickey dan donald :p

Setelah puas dan menggerutu sendiri dengan Macau, kami kembali ke Hong Kong. Karena ada anak piyik yang penasaran sama Causeway Bay. Sesampainya di Hong Kong, kami langsung menuju MTR station di lantai bawah sendiri, dan mencari MTR menuju Causeway Bay.
Dan kesyahduan malam-malam berlampu di Hong Kong terobati dengan shopping time, yang saya sesali nggak mampir ke Sasa, toko Kosmetik dari saat itu aja :))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *