#onemonthonetrip Pekanbaru~

Pulau Sumatera, jadi tempat piknik kedua saya di bulan Desember ini.
ini juga jadi momen kedua kalinya saya bisa nyebrang pulau Sumatera, setelah setahun lalu saya dinas pertama kalinya ke Padang.
Saya pikir Pekanbaru tuh kecil, ternyata emang bener 😀

Perjalanan ini diawali dengan pertanyaan saya ke mama, enaknya saya pulang tanggal 23 malem atau 24 pagi?
dan Mama menjawab, mendingan kamu nggak usah pulang. dengdong!
mendingan jalan-jalan aja loh ke Gaby atau ke Lolita sana.
Ketika mama bilang gitu, saya bisa apa~ Hahaha sebenernya bahagia.
akhirnya pilihan jatuh silaturahmi pada sahabat saya semasa kuliah yang sudah 2 tahun kepisah tanpa pamit,
karena sok ke-pede-an bakal diterima kerja di tempat yang sama 😀

sampai di Pekanbaru, saya sudah dijemput sama 2 asisten. hahaha. 1 asisten dari Medan seorang konsultan kece yang mirip beruang dan 1 asisten dari Pekanbaru asli seorang bankir super sibuk yang alhamdulillaaaah yah akhir tahun boleh dirempongin rumahnya 😀
karena memang dadakan, harga tiket sudah selangit,
saya nge-trip pake pesawat singa, yang sudah pasti bisa ditebak kalau delay.
sampai di Pekanbaru, saya yang kebetulan laper banget diajak makan ke tempat makan favorit Gaby.
1 komentar pertama mereka waktu ngelihat saya makan, makan kamu berubah banget ya, seneng aku lihatnya~
jadi nggak kebayang dulu se-susah apa ya makanku dihadapan orang 😀

besok paginya, saya diajak wisata masjid karena dari pengakuan mereka, di Pekanbaru nggak ada tempat wisata 😀

that purple girl in Masjid Agung An-Nuur Pekanbaru

ini namanya Masjid Agung An-Nuur. Masjid ini konon katanya jadi salah satu tempat must to visit di Pekanbaru, karena disebut sebagai Taj-Mahalnya Pekanbaru!
OMG saya sampai Taj-Mahal 😀
Halaman masjid yang katanya memadukan arsitektur gaya Melayu, Arab, Turki dan India ini luas banget, jadi sering banget dipakai buat area jogging anak gaul. Bagusnya, anak gaul yang mau jogging disini harus pakai celana panjang, jadi nggak ada tuh judulnya pake celana gemes di area masjid ini~
dan agenda selanjutnya kami nge-teh nge-teh cantik yang dilanjut dengan karaokean.
kenapa karaokean jadi agenda penting kita? sejujurnya selama kami kuliah, kami sering banget terlibat dalam 1 event yang tingkat stresnya tumpang tindih satu sama lain. hiburan termahal dan terhappy kami di waktu itu adalah karaoke.
dan hebatnya, saya punya lagu favorit yang harus banget dinyanyiin sama mereka begitu juga mereka. sampe kita bisa sebut lagunya gaby nih, atau lagunya dado nih~
bahagia se-sederhana itu ya jaman itu?

hari besoknya, saya cuma punya 1 tour guide yang setia mengantarkan saya kemana kemari.
wisata pertama kami datengin Cagar Budaya, Rumah Singgah-Tuan Kadi.
dari pojokan rumah ini, bisa ngelihat sungai siak, jembatan leighton, dan rumah panggung yang khas.

Cagar Budaya, Rumah Singgah Tuan Kadi

konon katanya sungai siak merupakan sungai terdalam di sumatera.
setelah puas foto-foto, kami mampir ke masjid senapelan. sayangnya masjid ini sedang dalam tahap renovasi jadi nggak terlalu cantik tempatnya.
kami juga sempat mengunjungi salah satu tempat yang wajib dikunjungi wisatawan, yaitu Perpustakaan Soeman H.S. perpustakaan yang katanya mirip dengan design perpustakaan di jepang ini dibangun dalam rangkau riau membaca. kalau di foto dari atas seilas tampak seperti al-qur’an terbuka/ buku yang sedang dibaca.

that blue jeans girl in Perpustakaan H.S. Soeman

yang paling bahagia dari hari ini adalah kami sempet makan nasi padang yang lauknya dihidang (asli minang). horaaaay!
dan perjalanan #onemonthonetrip ke Pekanbaru harus berkahir keesokan paginya, karena saya harus kembali ke Jakarta.

see you Pekanbaru~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *