Kajian 290318

29 Maret 2018 – Masjid Al Azhar
Berhubung beberapa kali ikut kajian, dan belom sempet updet ilmu ke beberapa temen akhirnya memutuskan untuk nulis di blog beberapa part.
Jujur, sebenernya part-part yang diulang lagi sama Ustadz ini ilmu yang mungkin sudah sering saya denger, baik dari mama, sekitar saya, baca Al-Qur’an. tapi namanya manusia kurang iman kaya saya gini, rasanya perlu terus nge charge bolak balik biar stabil islam dan iman-nya.
Dan belajar supaya istiqomah.
Bismillah ya.
Part pertama yang mau ditulis kajian Ustad Abu Fida, di Masjid Al-Azhar kayanya tanggal 29 April 2018.

Beliau bercerita tentang definisi keren yang sesungguhnya.
Di awal beliau membacakan Q.S. Maryam: 15.

Inilah definisi keren. Tidak pernah nikmat berhenti dari proses lahir, hidup, hingga kematian.
MasyaAllah.

Hal yang sungguh amazing buat manusia seperti saya ini, ada tips-nya supaya bisa didapatkan. Ada 3 cara yang disebutkan.
1. Prioritas ke Allah.
Tahukah kamu apa arti dari doa rukuk?
SUBHANAKALLAHUMMA RABBANA WABIHAMDIKA ALLAHUMMAGHFIRLI
“Maha suci Allah, Ya Allah Tuhanku, dengan memuji-Mu, Ya Tuhanku, Ampunilah segala dosa-dosaku” (H.R Ahmad, Muslim dari Aisyah R.A)
Doa yang dibaca ketika sujud dan rukuk ini menunjukkan bahwa Allah yang paling penting di segala aspek. Prioritas hidup ya ke Allah. Memuji Allah. Minta diampuni dosanya.
2. Jadikan al quran sebagai teman utama.
Jangan hanya sekedar membaca Al-Qur’an. Akrabin aja. Ya dibaca artinya juga. Belajar sedikit sedikit dipraktekin kemudian dihafalkan.
3. Bersyukur dalam ujian. //

Ayat tersebut seharusnya memotivasi kita untuk gembira dan tetep kalem dalam menghadapi ujian, karena hadiah nya seorang sabar itu berita gembira (Q.S. Al Baqarah: 155)
Ketika mendapat musibah, berdoalah “Alhamdulillah Allakulihaal” yang artinya Segala puji hanya milik Allah atas setiap keadaan. Artinya kita percaya bahwa setiap keadaan sudah diatur sama Allah. Ada pasangan sedih yang namanya bahagia. Ada pasangan sabar yang artinya berita bahagia.
Ketika seorang manusia sabar saat mendapat masalah itu adalah level sabar dengan tingkat paling akhir. Karena pilihan menghadapi masalah kan cuma sabar. Mau nggak mau ya gitu.
Di atas tingkatan itu adalah sabar dalam menjauhi larangan. Sabar dengan level yang utama atau tertinggi adalah sabar setiap saat yaitu sabar dalam ketaatan.

Yuk mari kita sama sama belajar untuk jadi manusia yang bisa memenuhi definisi keren itu. Nggak perlu menilai hidup orang lain.
Look at yourself first before judge the others.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *