tadabur Asmaul Husna (Al-Wahhab)

sabtu, 23 mei 2015.
siang tadi, saya menghadiri acara pengajian Ustad Bachtiar Nasyir di Masjid Baitul Ihsan, Bank Indonesia.
bagus deh.
saya pikir kan lebih membahas tentang nama nama Allah dan gimana kaitannya sama hidup kita sehari-hari yah.
ternyata lebih banyak sindiran dari Allah yang dikasih lewat ustad ini ;D
kami diceritakan tentang makna Al-Wahhab,
yang maksudnya Allah maha pemberi segala kebaikan, Ia memberi kebaikan pada siapapun yang dikehendakinya,
memberikan yang besar tanpa pengharapan kembali. Allah yang maha kaya memberikan segala sesuatu kepada umat Nya tanpa Allah akan kekurangan karena itu. Subhanallah.
Al-Wahhab merupakan bentuk superlatif dari Al-Wahib.

salah satu bentuk dari Al-Wahhab, ALlah ceritakan dalam Q.S. Al-Imran (8), yang artinya:
“Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami pada kesesatan sesudah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Mahapemberi.”

kemudian, kami dibacakan beberapa surat Al-Qur’an dan dikupas satu persatu bahasannya menurut bahasa beliau,
sambil diserempetkan dalam kehidupan kita sehari hari.
yang saya paling suka di bagian Beliau yg membacakan Q.S Al-‘Alaq: 1-5.
Everybody knows that Al-‘Alaq is the first surah that God gives for Nabi Muhammad S.A.W.
But maybe just a little who knows the meaning.
Dari serangkaian 5 ayat pertama yang Allah turunkan itu mengandung makna bahwa kita (as a human) diminta untuk membaca.
Bacalah dengan menyebut nama Tuhan-mu. Tuhan-mu yang mengajarkan apa yang tidak kamu ketahui. Tuhan-mu yang menciptakanmu. Tuhan-mu yang pemurah…
Subhanallah…
Yang lebih subhanallah dari serangkaian surat ini, ternyata satu kesatuannya jika digabung jadi satu.
Karena kalimat penutupnya yang begitu syahdu, yang bunyinya.
“Wasjud Waktarib” yang artinya maka bersujudlah dan mendekatlah kepadanya.
Maka sadarlah saya sebagai manusia yang konon dikata Allah diturunkan sebagai khalifah…
Kodrat saya sesungguhnya adalah ketika semakin banyak ilmu yang saya dapat, maka seharusnya ilmu itu akan mendekatkan saya pada-Nya dan memperbanyak sujud saya.

Bismillahirrahmanirrahim. Semoga selalu inget dan sadar sama peringatan peringatan kecil begini.

1) ketika kita termasuk makhluk yang sering diberi sakit oleh Allah, maka se-sering itu pula kita harus sibukkan diri kita dengan AL-Qur’an.
2) prioritaskan akhiratmu, maka Allah akan cukupkan duniamu

happy sharing
🙂

Source: Ig @dewisandra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *